IBUMU, SYURGAMU ATAU NERAKAMU!
Pengajian Alif
“Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, siapa yang paling berhak memperoleh pelayanan dan persahabatanku?"
Nabi Saw menjawab, "ibumu...ibumu...ibumu, kemudian ayahmu dan kemudian yang lebih dekat kepadamu dan yang lebih dekat kepadamu." (Mutafaq'alaih).
Ibu selalu mencurahkan perhatiannya pada anaknya b...ahkan hampir seluruh waktu hidupnya. Apakah kita sudah meluangkan waktu kita untuk ibu kita? Dia telah mengorbankan nyawanya ketika beliau melahirkan kita, sebaliknya pernahkah kita mengorbankan nyawa kita untuk ibu kita?
Banyak org menangis ketika orang tuanya sudah ditutupi kain kafan, minta maaf di depan mayat ibu tapi mana kata maaf itu ketika mereka masih hidup.
Kasih sayang ibu sepanjang jalan, bahkan syurga itu berada di bawah telapak kakinya. Berbaktilah kepada ibu tanpa ada batas. Peluklah ibu kita selagi masih bisa dipeluk.
Ya Rabbi! Ampuni dosa-dosa ibu kami sayangilah mereka seperti mereka menyayangi kami dikala kecil. Ya Rahman! Berikanlah umur kami yg panjang begitu pula kepada ibu kami agar kami dapat berbuat baik dan berbakti kepadanya.Ya Allah… Ya Rabbi… aku cinta kepada-Mu Ya Allah… Kami cinta kepada ibu kami Ya Allah Izinkan kami untuk bisa memberikan senyuman di bibir ibu kami, senyuman kebahagian.
“Jangan mengabaikan (membenci dan menjauhi) orang tuamu. Barangsiapa mengabaikan orang tuanya maka dia kafir (kufur nikmat, red ).” (HR. Muslim)
http://pengajianalif.blogspot.com/2011/06/pesantren-kilat-utk-sd.html
No comments:
Post a Comment